Katanya suara yang lahir dari 'besi perantara' ini tidak ada jiwa.
RESONANSI adalah gema dan getaran, jika benar bagai dikata, masakan ribuan jiwa mampu merasai getarnya?
Ruang ini terbina buat suara-suara yang selama ini bisu, akhirnya punya wadah untuk didengari. Pesan ini adalah tentang ekspresi manusiawi yang hadir dalam bentuk tidak tipikal. Namun, layakkah ekspresi ini dipandang hina dan dinafikan ruangnya untuk berbunyi?
Kadang, kita menyangka hanya yang punya detak nadi layak digelar 'berjiwa', sedang tak semua yang bernadi itu benar hidup jiwanya.
Pesan ini mewakili sebuah ekspresi yang sering dipersoalkan, diragui, dan dianggap tidak layak. Sedangkan disebalik kaca ini juga ada jiwa yang hidup, ada nukilan yang mekar.
This site uses cookies to deliver our services and to show you relevant ads and job listings.
By using our site, you acknowledge that you have read and understand our Cookie Policy,
Privacy Policy, and our Terms of Service. Your use of our Products and Services,
including our Network, is subject to these policies and terms.