“Terpenjara Akalmu” mengisahkan seorang yang tenggelam dalam mabuk cinta, hingga logik menjadi kabur dan akal seolah-olah terkurung oleh perasaan sendiri. Dia sanggup diperbodohkan hanya kerana cinta yang membutakan. Cinta yang sepatutnya membebaskan, kini menjadi penjara yang paling dalam. Dari sudut seorang sahabat, ia membawa rasa kecewa melihat cinta yang sepatutnya menjadikan seseorang itu bermakna, akhirnya memusnahkan jiwanya sendiri.
This site uses cookies to deliver our services and to show you relevant ads and job listings.
By using our site, you acknowledge that you have read and understand our Cookie Policy,
Privacy Policy, and our Terms of Service. Your use of our Products and Services,
including our Network, is subject to these policies and terms.