[Intro]
[bright clean electric guitar arpeggio, steady drum beat enters]
[Verse 1]
[male vocals]
Lihat jam dinding, sudah pukul satu
Aku terjaga, sulit mataku terpaku
Kulihat ponsel, ada notifikasi darimu
Aku tak bisa tidur, apa kau merindukanku?
[Pre-Chorus]
Seketika kamarku yang sepi jadi berwarna
Kita terjebak dalam rasa yang sama
Tak perlu kata puitis yang mendayu
Detak jantungku sudah setuju
[Chorus]
[distorted guitar power chords, vocal harmonies]
Kita berdua di bawah langit yang membara
Tapi rindu ini gila, tak ada jeda
Malamku sunyi tanpa dirimu
Tapi kutahu kau merasakannya
Duniaku sepi tanpamu di sisi
Tapi hati kita bicara
Lupakan sedih, ayo kita rayakan
Rindu yang membara takkan terpadamkan
Kau di sana, aku di sini
Saling menunggu pagi
(Ooh...)
Indahnya rindu ini
[Verse 2]
[palm-muted electric guitar]
Dulu kukira sepi itu menyiksa
Tanpa datang tanpamu rindu jadi tenaga
Ingin rasanya kulari ke tempatmu sekarang
Menembus kelam, melompati setiap penghalang
Sabar sebentar, tunggu fajar menjawabnya
Kita kan bertemu, tertawa bersama
[Chorus]
[full band energy]
Bukan tentang jarak, tapi tentang rasa
Yang membuat kita tetap merasa ada
Jarak hanya angka, rindu ini nyata
(Aah!)
Malamku sunyi tanpa dirimu
Tapi kutahu kau merasakannya
Duniaku sepi tanpamu di sisi
Tapi hati kita bicara
Lupakan sedih, ayo kita rayakan
Rindu yang membara takkan terpadamkan
Kau di sana, aku di sini
Saling menunggu pagi
(Ooh...)
Indahnya rindu ini
Takkan lagi jadi beban
Karena kita sesama rindu
[Outro]
[vocal ad-libs: Oh-oh-oh]
Lupakan sedih
Fokus ke bahagia kita
Sunyi tak lagi jadi beban
Karena kita sesama rindu
This site uses cookies to deliver our services and to show you relevant ads and job listings.
By using our site, you acknowledge that you have read and understand our Cookie Policy,
Privacy Policy, and our Terms of Service. Your use of our Products and Services,
including our Network, is subject to these policies and terms.