Lirik ini menggambarkan kesunyian dan kerinduan seorang insan menyambut Syawal tanpa yang tersayang. Suasana raya yang sepatutnya meriah terasa hambar dan kosong. Kenangan lama kembali menghantui, sementara ego dan janji yang terkubur menambah luka. Ia menekankan bahawa kehilangan dan rindu lebih berat daripada kemeriahan zahir perayaan.
This site uses cookies to deliver our services and to show you relevant ads and job listings.
By using our site, you acknowledge that you have read and understand our Cookie Policy,
Privacy Policy, and our Terms of Service. Your use of our Products and Services,
including our Network, is subject to these policies and terms.