“Jalan Pulang” merupakan sebuah lagu berunsur kerohanian yang mengisahkan perjalanan jiwa seorang insan yang pernah tersasar, dibelenggu dosa dan penyesalan, namun tetap mencari cahaya dan keampunan Ilahi. Lirik lagu ini sarat dengan refleksi diri, menggambarkan kegelapan hati, kelelahan emosi, serta harapan untuk kembali kepada Tuhan.
Melalui simbol malam, cahaya dan langkah pulang, lagu ini membawa pendengar menyusuri proses taubat dan hijrah batin—daripada rasa hampa kepada ketenangan, daripada kejatuhan kepada kekuatan iman. Setiap bait dilafazkan seperti doa, menzahirkan pengharapan agar Tuhan terus membimbing hati yang rapuh agar tidak tersasar lagi.
Pengulangan korus menegaskan mesej utama lagu ini: walau berkali-kali jatuh dan tersungkur, pintu rahmat Allah sentiasa terbuka bagi mereka yang ikhlas ingin kembali. Penutup lagu dengan doa “Rabbana la tuzigh qulubana” memperlihatkan penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah, memohon agar hati terus dipelihara dalam petunjuk dan kasih sayang-Nya.
“Jalan Pulang” bukan sekadar sebuah lagu, tetapi sebuah peringatan lembut bahawa setiap insan punya peluang untuk berubah, dan jalan kembali kepada Tuhan sentiasa ada bagi hati yang mencari.
This site uses cookies to deliver our services and to show you relevant ads and job listings.
By using our site, you acknowledge that you have read and understand our Cookie Policy,
Privacy Policy, and our Terms of Service. Your use of our Products and Services,
including our Network, is subject to these policies and terms.